Langsung ke konten utama

Kategori Kesehatan

Pusat Kategori Kesehatan Anak

Cari artikel atau pilih kategori panduan kesehatan si kecil di bawah ini.

🧸

Parenting & Emosi

Rekomendasi
  • Cara Mengatasi Anak Tantrum
  • Aturan Batas Safe Screen Time
  • Menghadapi Sibling Rivalry
Topik Mendatang →
🛡️

Keamanan & Safety

Rekomendasi
  • Pertolongan Pertama Anak Tersedak
  • Panduan Baby-Proofing Rumah
  • Pencegahan Kecelakaan Anak
Topik Mendatang →

🔍

Topik tidak ditemukan. Coba kata kunci lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Madu Aman untuk Bayi dan Anak: Manfaat, Risiko, dan Aturannya

Manis, alami, dan sering dianggap menyehatkan. Tetapi untuk bayi, satu sendok madu bisa menjadi sesuatu yang justru perlu dihindari. Madu sudah lama dikenal sebagai bahan pangan alami yang digunakan dalam berbagai makanan dan minuman. Pada anak yang lebih besar, madu juga kerap digunakan sebagai salah satu cara sederhana untuk membantu meredakan batuk. Masalahnya, aturan untuk bayi berbeda. Banyak orang tua mungkin berpikir bahwa karena madu merupakan bahan alami, makanan ini tentu aman untuk semua usia. Padahal, bayi di bawah 12 bulan tidak boleh diberikan madu , termasuk madu murni maupun produk yang mengandung madu. Alasannya bukan karena kandungan gulanya semata, melainkan karena madu dapat mengandung spora bakteri Clostridium botulinum . Pada bayi, spora tersebut dapat berkembang di saluran pencernaan dan menghasilkan toksin yang menyebabkan botulisme infantil , penyakit yang jarang tetapi dapat serius. Lalu, mengapa madu relatif aman setelah anak berusia 1...

Alergi Makanan pada Anak: Kenali Gejala, Penyebab, Cara Mengatasinya, dan Kapan Harus ke Dokter

Dok, setiap kali anak saya makan telur langsung muncul ruam. Apakah ini alergi?  Atau mungkin setelah minum susu, anak muntah dan diare sehingga orang tua langsung mengira penyebabnya adalah alergi makanan. Situasi seperti ini sering membuat orang tua bingung, bahkan tidak sedikit yang akhirnya menghentikan banyak jenis makanan tanpa berkonsultasi dengan dokter. Padahal, tidak semua keluhan setelah makan disebabkan oleh alergi. Ada anak yang mengalami intoleransi makanan, ada yang sedang terkena infeksi saluran cerna, dan ada pula yang benar-benar mengalami reaksi alergi yang melibatkan sistem kekebalan tubuh. Membedakan ketiganya sangat penting karena penanganannya tidak sama. Ilustrasi Gejala Anak Alergi Di sisi lain, alergi makanan juga tidak boleh dianggap sepele. Pada sebagian anak, reaksi hanya berupa ruam atau gatal yang ringan. Namun pada kondisi tertentu, alergi dapat berkembang menjadi reaksi berat yang disebut anafilaksis , yaitu keadaan darurat medis yang meme...

Bintitan pada Anak: Penyebab, Cara Mengobati, dan Kapan Harus ke Dokter

Benjolan kecil di kelopak mata anak mungkin terlihat sepele. Tapi ketika anak mulai mengeluh sakit, matanya merah, atau kelopak terlihat membengkak, orang tua tentu mulai bertanya: “Ini cuma bintitan atau ada masalah lain?” Bintitan memang cukup umum dan pada banyak kasus dapat membaik dengan perawatan sederhana di rumah. Namun, cara merawatnya tidak boleh asal . Memencet benjolan, menggunakan obat mata sembarangan, atau mengabaikan pembengkakan yang semakin luas dapat membuat orang tua terlambat mengenali kondisi yang membutuhkan pemeriksaan dokter. Karena itu, sebelum mencoba mengobati mata anak, penting untuk mengetahui seperti apa bintitan sebenarnya, apa penyebabnya, apa yang aman dilakukan di rumah, dan kapan kondisi tersebut tidak lagi boleh dianggap sebagai bintitan biasa .
Konsultasi Gratis